Sabtu, 05 Oktober 2019

Bumi Perkemahan



"dek bangun de, yuk siap-siap sholat subuh, ayoo de bangun... Jangan manja yaa ! Inget kalian lagi ga di rumah!" Suara para panitia membangunkan para peserta di pagi hari untuk bersiap ke mesjid melaksanakan sholat berjamaah, kali ini semua peserta cewe cowo di giring ke mesjid oleh para panitia dan pembina. Setelah melaksanakan sholat berjamaah kami semua melaksanakan agenda bersih-bersih lingkungan, kami menyisir mulai dari mesjid hingga kembali ke bumi perkemahan. Di pagi yang dingin dengan suasana di kelilingi perkebunan teh yang sangat sejuk, kami menikmati agenda itu, semuanya bergerak agar dingin tidak menguasai tubuh.
Pukul 07:00 kami tiba di bumi perkemahan setelah sepanjang jalan memungut sampah-sampah. Dan setelah lingkungan bersih, kami lanjutkan agenda Senam Pagi di pimpin oleh para panitia termasuk aku, aku ikut menjadi asisten instruktur senam, ntahlah jika soal goyang ke kanan dan goyang ke kiri urat malu ku tiba-tiba menghilang. Hingga tiba waktunya untuk sarapan, panitia pun mengondisikan para peserta untuk sarapan sebelum akhirnya di siapkan untuk agenda penjelajahan dan outbound. Oke liburanku sejauh ini berjalan lancar, Semuanya menyenangkan, kegiatan pun berjalan lancar aman terkendali dan tugasku cukup santai.
Tepat pukul 10:00 pagi penjelajahan pun dimulai, panitia membagi dua kloter, kloter pertama menuju outbound dan kloter kedua menjelajahi bukit. Aku bersama Sandra dan juga satu senior PRAMUKA bernama Ka Irfan kebagian tugas menyisir kloter kedua yang melakukan penjelajahan sejauh ±5KM
Anita : " gila kali nih yang ngasih rute, jauh banget ish cape tau, katanya "deket ko deket" tapi mana nih ga nyampe-nyampe mana jalan nya naik turun curam banget ish sumpah yaa ga punya perasaan banget nih tentara dipikir aku se strong itu apa? Apalah dayaku yang hanya anak SMA, mereka kan udah biasa kaya gini, lah kita biasanya belajar bukan jalan antar pulau kaya gini!!!"
Ka Irfan : " hahaha...udah sih nit nyerocos mulu gacape apa udah jalan jauh gini energi di buang juga buat maki-maki orang yang udah jelas gaada disini "
Sandra : "iya ish nit udah sih aku juga kesel tapi apa daya udah setengah jalan juga ini, mau balik cape dua kali ntar, lanjut juga ga tentu arah, untung tentara nya ganteng-ganteng"
Ka Irfan: " lah ini si Sandra juga malah cowo mulu di otaknya parah sih"
Anita : " udaaaah gais gausah bicara lagi, mending kita balap lari aja sampe ke atas sana biar capenya ga kerasa, dan yang kalah harus nraktir minum, gimana? Berani ga?"
Ka Irfan dan Sandra pun menyetujui nya dan kami bertiga pun berlomba-lomba untuk sampai lebih dulu di atas.
*fyi jalanannya super nanjak nan terjal ya gais dan itu tanah-tanah manja, jadi kalo salah pijak bisa-bisa kita glosor jatoh kebawah dan lumayan sakit kayanya*
Setelah melawan sesak nafas dan gusur badan sendiri yg lumayan berat karna jarang olahraga, akhirnya aku tiba di atas namun sayang aku dan ka Irfan barengan sampe nya jadi dapat di pastikan tidak ada juara satu saat itu, sementara Sandra? Ya dia jauh tertinggal di belakang.
*Fyi Sandra itu seangkatan aku, dia cantik, kulitnya putih matanya besar, hidungnya mancung, dan tubuh nya pendek pokoknya dia imut. Dan sepertinya Ka Irfan naksir Sandra deh. Eh sttt... Jangan bilang-bilang ya readers nanti ka Irfan marahin aku.
Oke setelah kita nunggu Sandra nyusul naik, akhirnya Sandra pun tiba dan kami pun melanjutkan perjalanan. Kebetulan saat perjalanan pulang ada sebuah warung, kami pun mampir untuk membeli minum, dan ternyata uang aku dan Sandra tertinggal di barak sampai akhirnya ka Irfan pun peka membelikan kami berdua minum, hehe makasih Kak Irfan...
Selama di perjalanan kami beberapa kali berpapasan dengan tentara dan beberapa diantara tentara muda mengajak kami berkenalan dan bahkan Sandra sampai baper di buatnya. Akhirnya setelah melalui lika liku perjalanan yang amat sangat jauh kami pun tiba di bumi perkemahan dan langsung bergabung dengan yang lainnya di area outbound. Karna sudah cape dan sangat lemas aku pun tak bergairah untuk mencoba macam-macam outbound yang ada. Akupun memilih kembali ke barak dan standby di tenda P3K sambil mencharger Handphone ku. saat sedang duduk dan memainkan handphone, banyak sekali junior yang berlalu lalang sembari mengucapkan PPM (Peraturan Penghormatan Militer), dan itu membuat ku kaget karna sedang fokus main hp eh malah ada yg teriak PPM kan nyebelin. Dari pada makin banyak yang mengagetkan ku dengan teriakan PPM mereka, akupun memilih beristirahat(tiduran) sejenak sambil menunggu waktu agenda berikut nya tiba.
17:00 para peserta di giring untuk bersiap menuju mesjid, mereka di intruksikan untuk membawa alat sholat sekaligus alat tulis karna setelah agenda sholat maghrib, dan ceramah serta sholat isya, akan di lanjutkan dengan pemberian materi di aula yang jarak nya dengan mesjid cukup dekat tapi dengan area perkemahan cukup jauh. Intinya untuk menghemat waktu dan agar peserta dapat istirahat lebih lama dan tidak terlalu malam.
Usai sholat isya berjamaah para peserta di giring menuju aula, semua panitia pun membariskan tiap-tiap kelompok dan memasukkan mereka ke aula bergiliran. Setelah semua peserta duduk rapi di aula acarapun di mulai, aku dan teman-teman panitia berjaga di belakang peserta agar mereka memperhatikan pemateri dan tidak asik sendiri. Menit-menit pertama aman, semua peserta tertib hingga tiba saat mereka mulai jenuh, disitulah divisi keamanan beraksi, akupun turun untuk menertibkan beberapa peserta yang gaduh dan asik sendiri.
"De tolong jangan berisik, perhatikan yang di depan!" "Hey de ga ngobrol ya!!" "Kalo kalian masih aja berisik saya ga akan membiarkan kalian berisitirahat malam ini!!" Setelah beberapa kali menegur para peserta sampai mereka pun kembali ke posisi duduk tegap, aku pun kembali duduk. Tapi... Ada satu yang bikin geram, aku mencoba menegur salah satu junior yang terus saja menengok kebelakang dan celingukan kesana kesini dan saat di tegur respon dia sangat polos dan tidak sopan dia membalas teguran tegas ku dengan kalimat " ka ? Boleh kenalan? Nama ku Pradipta Muhammad C, kaka tau ga C nya apa?"*sambil menunjukkan name tag yang terselip di dadanya. Ku jawab hanya dengan tatapan sinis dengan arti kamu bisa diem ga !!!
Tapi yang lebih menyebalkan nya lagi, dia mengabaikan tatapan ku dan terus memintaku untuk menebak namanya sampai akhirnya dia sendiri Yang menjawab bahwa singkatan C pada namanya adalah Cakep. Ishh menyebalkan bukan? Bocah tengil so kecakepan dan ga punya sopan santun ! Akupun bersikap seolah tidak mendengar nya padahal sudah sangat geram hati aku tu. Dan dahsyat nya dia malah tetap melanjutkan mengajak ku ngobrol dengan so akrab nya, "ka OSIS ya? Ikut Ekstrakurikuler apa aja ka?" Lalu ku jawab simple dan tegas "menurut lo OSIS bukan kalo pake baju gini? Mikir dong!! Eskul? Ikut ekskul KARATE! Kenapa?"*sambil mendelik sadis kepadanya. "Waduh serem yaa, pantes galak, yaudah deh aku ikut OSIS nya aja biar bisa ketemu kaka terus" jawabnya. "Haha... Welcome to the jungle!"*ku jawab dengan nada mengejek. "Udah ish sana liat kedepan cowok ko mulut nya kaya cewe nyerocos mulu!" Dan syukurlah kali ini dia nurut.
Acara pemberian materi pun selesai pukul 21:00 semua peserta dan panitia kembali ke barak masing-masing. Saat itu kang Aby datang menjenguk dan membawakan makanan berat dan cemilan untuk kami yang bertugas mewakili OSIS, akupun menceritakan semua agenda yang telah di lalui, mulai dari penjelajahan antar pulau sampai ke kejadian di aula berhadapan dengan junior super menyebalkan.
Anita : " ya masa iya ya kang, aku marahin eh malah ngajak kenalan, serius dah kang baru nemu yang kaya gini, bener bener nguras hati kang duh untung aku strong!"
Kang Aby : " hahaha... Ganteng ga anaknya?"
Anita : " ish apa sih kang, serius elah, boro² liat ganteng apa nggak, yang ada mah kesel ampe ke tulang-tulang!!"
Jani : " weish jangan ngegas mulu dong mbak nya ntar suka loh..."*dengan nada menggodaku.
Sabil : " ih iya bener tiati loh nit, benci ama cinta tuh beda tipis loh"
Anita : " ish kenapa sih semua orang hari ini ko menyebalkan yaa!!"
Kang Aby : " hahaha udaah sabar nit, makan aja nih makan, akang udah bawain sate buat kalian"
Anita : "tau ah kang, jadi ga selera makan!"*akupun menyibukan diri dengan memainkan Handphone dan mencoba menghubungi Gian.
Semua orang yang ada disitu malah tertawa puas melihat wajah Anita yang super duper bad mood.
*Via telepon*
Setelah beberapa percakapan..
Gian : " iyaa sayang gapapa ko ini udah waktunya istirahat juga jadi aku bisa telpon kamu.."
Anita : " yaudah deh kalo gitu, kamu jangan lupa makan yaa, aku mau istirahat cape banget hari ini"
Gian : "obat nya uda diminum? Pake jaket kan itu? Udah makan kan?"
Anita : "iyaa.. iyaa.. udaah bawel.. udaah ah byee, selamat beristirahat Gian"
Gian : " iyaa sayaang byee"
Percakapan merekapun terputus, Anita hanya menyapa kekasihnya dan tidak menceritakan kejadian menyebalkan hari itu, karna dia takut mengganggu Gian yang saat ini juga sedang masa pendidikan. Dan menurut nya mendengar suara Gian sangat menyejukan dan jika dia menceritakan yang terjadi kesejukan itu malah akan sirna.
Okee hari kedua pun berlalu, Anita tidur di tenda panitia bersama yang lainnya, hanya istirahat sebentar sebelum akhirnya harus bangun tengah malam dan masuk ke agenda Siaga Bencana dan Lanjut Api Unggun.
Minggu, 03:00 setalah selesai membangun kan para peserta dengan cara siaga bencana, acarapun di lanjut ke penyalaan api unggun. Acara berjalan lancar dan semua menikmati renungan serta menari mengelilingi kobaran api unggun. Api unggun pun padam, para panitia mengintruksikan agar para peserta bersiap menuju mesjid untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah. Setelah sholat seperti biasa kami melakukan operasi semut menyisir jalanan lingkungan perkemahan. Namun, agenda selanjutnya tidak senam, melainkan menyiapkan lomba masak nasi goreng andalan masing-masing kelompok. Panitia mengintruksikan agar yang memasak hanya dua orang sisanya membereskan barang-barang mereka dan bersiap untuk pulang. Semua agenda telah berjalan dengan lancar pagi itu, sembari menunggu mobil jemputan tiba, acara pemberian kado pun di laksanakan, setiap peserta harus memberikan kado kepada panitia yang mereka kagumi. Dan ntahlah banyak sekali kado yang kudapat padahal aku tau sendiri dan bahkan dengar dengan telinga ku sendiri bahwa mereka sangat takut kepada ku karena aku galak katanya, tapi ya faktanya hari itu aku mendapat lebih dari 40kado*hehe bukan sombong yaa cuma heran.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Assalamualaikum... I'm homeeeeeeee". Akupun tiba di rumah tepat pukul 13.00 lalu bergegas mandi dan sebelum berisitirahat aku sempat kan untuk membuka semua kado yang kudapat dan semuanya sangat mengagumkan. Sejenak ku abaikan masalah dengan si junior tak sopan itu, karna liburanku sangat menyenangkan dan akupun siap untuk menyantap tugas-tugas yang sudah menunggu ku:)
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Prolog

Anita Rahmanda



Pagi itu aku terbangun tepat pukul 5subuh, seperti biasa ku lakukan rutinitas ku, membereskan tempat tidur, beranjak sholat, mandi, sarapan dan aku berangkat menuju sekolah menggunakan sepeda motor kesayangan ku.

Perjalanan dari rumahku menuju sekolah memakan waktu 20menit, cukup jauh sehingga aku harus pergi pagi sekali agar bisa datang tepat waktu di sekolah karna jam masuk sekolah ku jam 07:00, oh iyaa aku Sekolah di SMAN BINTANG yang letak nya cukup strategis di kota Garut karna tepat di pinggir jalan depan POM Bensin, semua orang tau itu.

Oke cukup, next ya... Pagi itu kebetulan sedang masa masa orientasi untuk siswa baru di sekolah ku dan tugas ospek yang biasa di lakukan OSIS telah selesai dikerjakan kepengurusan kami atau intinya aku adalah salah satu pengurus OSIS di sekolah. Dan untuk siswa baru pagi itu mereka harus sudah menyiapkan bekal ilmu dan segalanya untuk mengahadapi kemping ceria yang akan di laksanakan 2hari lagi.

Singkat cerita aku dan beberapa perwakilan pengurus di panggil ketua OSIS (kang Aby) untuk rapat. Dan hasil rapat, kami di tunjuk untuk menjadi perwakilan dari OSIS yang akan jadi panitia di kemping yang di handle oleh anak-anak ekstra kurikuler PRAMUKA. Baiklah anggap saja liburan sebelum menyantap tugas-tugas sisa dispen acara-acara sebelumnya.

"Sabill kamu mau bawa sleeping bag atau mau tidur ala tentara ajaa ?" Tanya anita kepada sabilla partner perwakilan OSIS yg akan jadi panitia perkemahan. "Aku bawa sleeping bag aja ah, jaga-jaga takut badan ku gamuat di tempat tidur tentara nya" jawab sabil polos. Kita pun tertawa mendengar pernyataan jujur nan polos dari gadis cantik berkulit putih dengan tubuh agak gempal.

*fyi ada 3 perwakilan 2cewe(aku dan sabil) dan 1cowo namanya Jani.

Sore hari setelah pulang sekolah aku sudah janjian dengan Gian Pratama, iya dia pacar ku dan kita beda Sekolah Gian sekolah di SMAN LANGIT yang jarak nya ga terlalu jauh dengan sekolah ku, ntahlah kenapa dia malah memilih lanjut sekolah di situ aku gatau dan gamau tau. Yang aku tau dia tampan, putih, dengan tinggi 172cm, Ketua PRAMUKA di sekolahnya, dan satu yg sangat aku tau dan perlu kalian ketahui juga dia miliku dan dia sangat mencintai ku. Dia selalu sabar mengahadapi sikap ku yang cuek, so sibuk, bawel serta manja terhadap nya, dia selalu ada untuk ku, dan satu lagi yang perlu kalian ketahui betapa istimewanya Gian, dia tak pernah melarang hobby ku yang cukup ekstrim seperti kebanyakan mantan atau teman-teman ku, jika yang lain melarang karna khawatir bukan berarti Gian yang tak melarang dia tidak khawatir ya... Karna ya jika dia khawatir menurutnya hal yang paling tepat di lakukan mengatasi rasa khawatirnya adalah menemani menjalani hobby ku.*fyi hobby ku naik motor trail* oke ya begitulah dia, itulah yang bikin aku betah 1tahun+ pacaran sama dia.

Gian : "Oh kamu jadi panitia ceria di kemping ceria itu juga?"*nahan ketawa*
Anita : "ish.. Gian ga lucu tau, aku tu aneh banget dan ga ngerti banget sama pihak Sekolah yang se excited itu ngasih nama °KEMPING CERIA° padahal dari dulu tu keren kan namanya Pendidikan Bela Negara lah ini demi menghindari perpeloncoan ampe nama nya jadi Kemping Ceria. Emosi jadinya ish"*sambil nyeruput minuman di meja*
Gian : "Sabar bu jan ngegas mulu ntar bibir nya makin maju loh" *ketawa ngakak karna liat ekspresi Anita yg nyerocos manyun*
Anita : " bodo ah, toh kamu bakalan tetep sayang kan"*mengeluarkan jurus mata sinis*
Gian : "iyaa... Iyaa... Udah sana abisin makanannya"*mengusap rambut Anita sambil masih menahan tawa*
Anita : "Hmmm... IYA!!"
Gian : "kamu jangan lupa ya disana makan, bawa baju tebel, rutinin minum teh anget, jangan terlalu kecapean juga, dan jangan lupa minum obat kamu, maaf aku ga bisa dateng dan nemenin kamu disana yaa.."
Anita : " iyaa siap laksanakan, lagian gapapa ko, aku tau kamu kan mau pendidikan bela negara beneran, aku kan cuma boongan jdi gausah di khawatirin, kamu aja jaga diri baik-baik disana yaa, semangat calon abdi negara!"
*sambil senyum manis depan Gian*
Gian hanya membalas anggukan dan senyuman kepada Anita.

Mereka pun pulang, dan sesampai nya di rumah mereka mempersiapkan bekal masing-masing untuk acara masing-masing.

2
H
A
R
I
B
E
R
L
A
L
U

Hari

Jum'at 06:30 di Sekolah

"Oke Anita kamu di Divisi Keamanan ya..." panggil Fikri Ketua Pelaksana acara Kemping Ceria. Ku jawab hanya dengan anggukan saja.

Pukul 08:00 kami telah selesai melaksanakan upacara pembkaan di sekolah sebelum berangkat menuju Bumi perkemahan. Setelah ±2jam perjalanan kami pun tiba di Bumi perkemahan dan semua panitia pun mulai bekerja, ada yang mulai dari mengerahkan peserta ke tenda pleton masing-masing, ada yang mendirikan tenda tempat istirahat panitia, dan ada juga yang menyiapkan makanan untuk makan siang.

Sesampai nya disana Anita langsung menghubungi orang rumah juga taklupa menghubungi kekasih nya Gian via telpon.

Gian : " Hallo sayaang, udah sampe? Sinyal nya gimana?"
Anita : " iyaa hallo sayang, disini lumayan ada sinyal ko, jadi aku bisa nelpon kamu dulu"
Gian : " oh yaudah baguslah kalo gtu, jangan lupa makan yaa, semangat!!"
Anita : " okee kamu juga yaa, byee semangat!"
Gian : "love you.."
Anita : "love you too.."
Telpon mereka pun terputus.
Okee.. semuanya baru akan dimulai:)
Dan selamat berlibur Anitaaa...

Tepat pukul 11:00 setelah semua peserta berisitirahat dan membereskan barak nya masing-masing, kami pun mengarahkan peserta cowo untuk bersiap sholat Jum'at di mesjid terdekat. Sedangkan untuk peserta cewe kami arahkan untuk sholat di barak dan memasak untuk makan siang. Sementara itu panitia pun bergantian shift untuk istirahat makan dan menjaga para peserta. Siang itu kerja ku tak berat, hanya berkeliling mengecek para peserta dan sisanya ku habiskan memantau mereka dari tempat titik pusat kegiatan. Hari pertama cukup menyenangkan, dan tidak terlalu melelahkan, peserta aman, dan panitia pun sedang asik berbincang sambil membicarakan agenda selanjutnya. Malam nyapun aku hanya berjaga sebentar, berkeliling dan selanjutnya di kerjakan oleh para panitia cowo. Akupun tertidur di samping Sabill di tenda Pleton milik peserta karna di tenda panitia terlalu banyak makanan dan banyak yang begadang, jadi aku putuskan untuk tidur di tenda peserta dengan alasan agar para peserta tidur tertib karna ada panitia keamanan di dalam tenda dan mereka tidak akan begadang, padahal tidak lain dan tidak bukan itu hanya agar aku bisa berisitirahat dengan tenang tanpa gangguan shift malam. Hehe

Hingga akhirnya tiba di hari Ke-2 dimana bagian-bagian menyebalkan di hidupku terjadi...
..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Tidurku semalam sangat nyenyak di bungkus sleeping bag. Semoga pagi yang cerah ini akan menjadi awal yang menyenangkan :)